Setiap pagi, orang-orang tidak bisa terlepas dari kebiasan bercercin, terutama bagi para kaum hawa dan kaum adam metroseksual yang mengutamakan penampilan. Karena pada cermin setiap orang dapat melihat bentuk penampilannya masing-masing. Terlalu bergantunganya orang pada cermin, membuat orang_orang tidak tau apa itu cermin, kenapa cermin itu dapat menduplikat penampilan kita.
Cermin awalmya terbuat dari kepingan atau lembaran logam mengkilap, biasanya logam perak atau tembaga apabila bayangan yang dipantullan kembali adalah untuk dilihat tetapi
juga bisa dari logam lain apabila hanya digunakan untuk memfokuskan
cahaya.
Kebanyakan cermin moden terdiri dari lapisan tipis aluminium disalut dengan kepingan kaca. Cermin ini disebut "sepuh belakang" (back silvered),
di mana permukaan memantul dilihat melalui kepingan kaca. Pelapisan
cermin dengan kaca membuat cermin tahan, tetapi mengurangi kualitas
cermin karena tambahan biasan permukaan depan kaca. Cermin seperti ini
membalikkan sekitar 80% dari cahaya yang datang. "Bagian belakang"
cermin sering dicat hitam sepenuhnya untuk melindung logam dari
pengikisan.
Cermin memiliki pantulan bayangan nyata. Kepantulan pelapisan cermin bergantung pada panjang gelombang cahaya dan juga pada logam itu sendiri, hal ini digunakan dalam kerja optik untuk menghasilkan cermin sejuk dan panas.
Cermin sejuk dihasilkan dengan menggunakan substrat transparan dan
bahan pelapisan yang memantulkan lebih banyak cahaya nampak dan
merambatkan kurang cahaya inframerah. Cermin panas adalah kebalikannya, lebih memantulkan cahaya inframerah. Permukaan cermin kadang diberikan pelapisan tambahan (overcoating)
untuk mengurangi degradasi permukaan dan meningkatkan kepantulan pada
Bagian-Bagian spektrum yang akan digunakan. Misalnya, cermin aluminum
biasanya dilapisi dengan magnesium florida. Kepantulan sebagai fungsi
penjang gelombang bergantung kepada ketebalan pelapisan dan bagaimana
lapisan tersebut diletakkan.
terfikirkah betapa ajaibnya suatu benda yang dapat menduplikat kita hanya dengan sekejap mata. Itulah "cermin".

